A A A

Jangan Lakukan Terapi Tertawa Jika Anda Mengalami ... ???

Sejak awal pembentukan Klub Tawa, ada beberapa orang yang di buat penasaran oleh ide ini, tetapi dengan di warnai sedikit keraguan mengenai efek sampingnya. Hal ini terutama dialami para pasien penyakit jantung dan mereka yang telah menjalani operasi by pass. Untungnya, belum pernah terjadi satu insiden yang tidak menyenangkan dalam sejarah gerakan tawa. Tapi, sebagai orang yang bergerak di bidang kesehatan, saya tahu bahwa para peserta di suruh di suruh memaksa diri tertawa dan merangsang orang lain untuk tertawa. Hal ini bisa menimbulkan ketegangan fisik dan peningkatan tekanan di dalam perut. Untuk mendapatkan manfaat yang lebih besar, beberapa orang menjadi terlalu bersemangat dan memaksa diri untuk tertawa. Sementara itu ada beberapa orang lain yang mungkin menderita penyakit tertentu tanpa memperlihatkan gejala yang jelas. agar bisa efek-efek samping yang mungkin terjadi, saya mengadakan pembicaraan dengan sejumlah dokter ahli dari berbagai bidang spesialisasi. Dari hasil pembicaraan ini di buatlah sebuah daftar penyakit, dan para pasien yang menderita salah satu penyakit ini terlebih dulu di beri peringatan dan saran medis sebelum bergabung dalam sebuah sesi tawa.

 

A. Hernia

Hernia adalah menonjolnya isi perut- beberapa bagian usus, khususnya usus kecil melalui dinding otot perut yang melemah. Bagi mereka yang pernah menjalani operasi perut, lokasi irisan menjadi titik yang lemah. Bila berulang kali terjadi peningkatan tekanan di dalam perut, seseorang bisa terkena hernia irisan. Satu lagi jenis hernia yang sering terjadi adalah hernia selangkangan. Isi perut bisa menonjol melalui saluran di sekitar selangkangan dan menyebabkan pembengkakan saat batuk, bersin, dan tertawa. Orang lanjut usia lebih rentan terhadap kondisi ini karena otot semakin melemah sesuai pertambahan umur. Mereka yang sering menderita batuk berkepanjangan karena asma atau bronkhitis kronis harus ekstra hati-hati karena mereka lebih mudah terkena hernia.

 

Orang dengan prostat yang membengkak, yang kesulitan buang air kecil, dan mereka yang menderita sembelit kronis juga rentan terhadap hernia. Isi perut juga bisa terdorong masuk ke dalam kantong kemaluan dan menyebabkan pembengkakan. Ini juga merupakan sebuah variasi hernia selangkangan yang di namakan hernia Inguinal tak langsung. Posisi hernia yang lain adalah pada pusat beberapa orang menderita hernia pusar berskala kecil di masa kanak-kanak yang kemudian berkembang dan menjadi lebih besar. Jika seseorang mengalami pembengkakan di bagian perut atau tidak enak sewaktu tertawa, mereka harus memeriksakan diri kepada dokter bedah umum. Orang-orang yang lebih rentan terhadap hernia adalah mereka yang menderita batuk kronis, pembengkakan prostat, atau sembelit kronis.

 

B. Wasir parah

Mereka yang menderita wasir dengan perdarahan aktif, atau mereka yang wasirnya menonjol keluar anus, tidak boleh bergabung dalam sesi tawa, karena kondisi ini bisa di perburuk dengan bertambahnya tekanan pada perut. Pasien wasir bisa bergabung dalam klub Tawa setelah di lakukan operasi atau perawatan lain.

 

C. Penyakit jantung dengan sesak nafas

Orang yang menderita sesak nafas karena gangguan jantung tidak boleh bergabung dengan sesi Tawa tanpa ber-konsultasi dengan dokter mereka atau lebih baik lagi, dengan seorang kardiolog. Namun pasien jantung yang pengobatannya memperlihatkan hasil bagus, dan mereka yang pernah men­derita serangan jantung tetapi memperlihatkan hasil tes tread­mill yang normal, bisa mengikuti sesi tawa tanpa masalah. Bahkan mereka yang telah menjalani operasi bypass dapat berpartisipasi dalam kelompok tawa jika hasil tes treadmill mereka baik, Singkatnya, jika anda di perbolehkan berjalan kaki selama 45 menit, anda sudah pasti dapat bergabung dalam sesi tawa. Hindari terapi tawa setidak-tidaknya tiga bulan setelah serangan jantung atau operasi bypass.

 

D. Baru menjalani operasi

Untuk amannya, seseorang sebaiknya tidak bergabung dalam sesi tawa selama periode tiga bulan setelah menjalani operasi besar apapun, khususnya operasi di bagian perut. Pada kasus kedua, seseorang harus terlebih dahulu memperoleh persetujuan dokter bedah.

 

E. Peranakan turun

Pada beberapa wanita, tali ligamen yang menopang peranakan menjadi lemah setelah usia 40 tahun, menyebabkan rahim merosot dan menimbulkan perasaan tidak enak di perut bagian bawah. Salah satu tanda peranakan turun adalah keluarnya urine saat batuk, bersin, dan tawa. Perempuan yang menderita kondisi ini sebaiknya menghindari sesi tawa selama belum menjalani operasi.

 

F.   Kehamilan

Pada sebagian kecil wanita hamil terdapat kemungkinan keguguran bila berulang kali terjadi peningkatan tekanan di dalam perut. Mereka sebaiknya menghindari sesi tawa sampai ada data penelitian yang benar mengenai dampak tawa pada kehamilan.

 

G. Serangan pilek dan flu

Infeksi virus akut sangat mudah menular dan jika orang dengan infeksi semacam ini tertawa, kemungkinan besar ia akan menularkan virusnya melalui percikan cairan di udara. Saat pilek, orang sebaiknya tidak mengikuti sesi tawa selama kurang lebih satu minggu. Kabar baiknya adalah bahwa terapi tawa yang di lakukan secara teratur akan meningkatkan daya tahan selaput lendir pernafasan bagian atas dan orang akan lebih jarang menderita batuk-pilek, seperti yang baru-baru ini di perlihatkan oleh sebuah survei terhadap pertama penelitian klinis yang di lakukan atas Klub Tawa.

 

H. Menyingkirkan kemungkinan Tuberkulosis

Tuberkulosis  (TBC) meraja lela di India dan ada kemungkinan terjadi penyebaran bakteri ketika penderitanya tertawa. Koordinator sesi harus memperhatikan peserta yang menderita batuk selama lebih dari sepuluh hari. Dalam kasus semacam ini, seseorang di sarankan untuk menjalani tes dahak dan darah untuk menyingkirkan kemungkinan TBC di antara lebih dari 20.000 anggota klub Tawa di seluruh India. Tetapi kita tidak boleh bersikap menggemparkan dan pengawasan medis adalah suatu keharusan. Dianjurkan untuk selalu membawa saputangan dan tisu bagi mereka yang mudah mengeluarkan dahak sewaktu tertawa, khususnya. mereka yang merupakan penderitaan bronkhitis kronis, perokok, atau penderita asma.

 

KOMPLIKASIMATA

Orang yang menderita tekanan darah tinggi pada mata (glaukoma) dengan sejarah perdarahan rational atau vitreous harus berkonsultasi pada dokter mata sebelum bergabung Klub Tawa

 

GANGGUAN-GANGGUAN LAIN

Para anggota Klub yang tidak menderita penyakit tapi merasakan ketidaknyamanan selama sesi tawa sebaiknya menghentikan ketidak ikut sertakannya dan berkonsultasi ke dokter. Jika hasil pemeriksaan negatif, mungkin ada sesuatu yang salah dengan teknik tawanya. Kami secara teratur mengadakan program pelatihan Koordinator untuk meningkatkan teknik-teknik terapi tawa.